PDAM Tirta Sembada Pastikan Pasokan Air Aman Selama Lebaran 2026
PDAM Tirta Sembada Sleman berkomitmen mempertahankan standar layanan sesuai prinsip K3, yakni kualitas, kuantitas, dan kontinuitas.
SLEMAN – PDAM Tirta Sembada Sleman menegaskan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi air bersih selama masa libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk menghadapi potensi lonjakan kebutuhan air masyarakat.
Direktur PDAM Tirta Sembada, Edy Nugroho, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mempertahankan standar layanan sesuai prinsip K3, yakni kualitas, kuantitas, dan kontinuitas.
“Kami memastikan layanan tetap optimal dan sesuai standar, sehingga kebutuhan air pelanggan tetap terpenuhi selama Lebaran,” ujar Edy, Kamis (19/3/2026).
Optimalisasi Infrastruktur dan Kualitas Air
Menjelang libur panjang, PDAM telah melakukan pemeliharaan preventif pada sejumlah sumur produksi air baku. Selain itu, petugas juga disiagakan untuk memastikan operasional berjalan tanpa gangguan.
Upaya lain yang dilakukan adalah proses flushing atau pembersihan jaringan pipa distribusi serta Instalasi Pengolahan Air (IPA). Langkah ini bertujuan menjaga kualitas air agar tetap jernih dan memenuhi standar kesehatan saat sampai ke pelanggan.
PDAM memperkirakan adanya peningkatan konsumsi air selama Lebaran. Lonjakan terbesar diprediksi terjadi di sektor niaga, terutama hotel dan pusat perbelanjaan.
“Tingkat hunian hotel diperkirakan mencapai lebih dari 95 persen. Kenaikan konsumsi air di sektor ini bisa mencapai sekitar 25 persen,” jelas Edy.
Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan, PDAM juga mengaktifkan sejumlah sumur cadangan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Lokasinya antara lain di wilayah Temon (Sleman), Ketingan (Minggir), dan Cupu Watu (Kalasan).
Selain itu, koordinasi dengan SPAM Regional tingkat provinsi juga dilakukan guna memastikan suplai air tetap stabil selama masa libur.
Imbauan untuk Pelanggan
PDAM mengingatkan pelanggan yang akan mudik agar menutup stop kran berwarna merah di dekat meteran air. Hal ini penting untuk mencegah kebocoran selama rumah ditinggalkan.
“Jika setelah ditutup air masih mengalir, kemungkinan ada kebocoran pada instalasi pipa di dalam rumah yang menjadi tanggung jawab pelanggan,” tambahnya.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap menggunakan air secara bijak meskipun pasokan telah dipersiapkan secara maksimal.
Dengan berbagai langkah tersebut, PDAM Tirta Sembada optimistis dapat menjaga distribusi air bersih tetap lancar selama perayaan Lebaran. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

