Soroti Penurunan Literasi Matematika, Dosen UGM Ungkap Faktor Penyebabnya
Dosen Matematika Aljabar FMIPA, UGM, Prof. Dr.rer.nat. Indah Emilia Wijayanti (FOTO: mipa.ugm.ac.id)

Soroti Penurunan Literasi Matematika, Dosen UGM Ungkap Faktor Penyebabnya

Prof Indah menilai penurunan literasi matematika dipengaruhi berbagai faktor, mulai perubahan pola belajar hingga distraksi teknologi.

TIMES Sleman,Selasa 31 Maret 2026, 12:52 WIB
2.4K
A
A. Tulung

YOGYAKARTAKemampuan literasi matematika siswa dan mahasiswa dilaporkan mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Dosen Matematika Aljabar FMIPA, UGM,  Prof Dr.rer.nat. Indah Emilia Wijayanti angkat bicara terkait kondisi ini.

Menurut Prof Indah, kondisi ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perubahan pola belajar hingga distraksi teknologi. Dan sejumlah riset memperkuat temuan tersebut.

Studi University of Eastern Finland yang dipublikasikan dalam British Journal of Educational Psychology pada akhir 2023 menunjukkan minat siswa terhadap matematika cenderung menurun dalam tiga tahun pertama pendidikan dasar.

Sementara itu, hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 mencatat penurunan skor di bidang matematika, literasi, dan sains sejak 2015.

Prof. Indah menyebut tren ini sejalan dengan kondisi di perguruan tinggi. Ia mengamati adanya penurunan kemampuan berpikir matematis pada mahasiswa baru dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

“Mahasiswa baru sekarang secara umum kemampuan berpikir matematisnya tidak sekuat lima hingga sepuluh tahun lalu,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, lemahnya fondasi matematika sejak jenjang sekolah dasar hingga menengah menjadi salah satu penyebab utama. Pengurangan materi di tahap awal berdampak berantai hingga ke tingkat pendidikan lebih tinggi.

“Kalau di tingkat dasar materinya berkurang, maka di jenjang berikutnya juga ikut berkurang,” jelasnya.

Selain itu, kemudahan teknologi turut memengaruhi cara belajar siswa. Akses instan terhadap jawaban membuat proses berpikir dan latihan menjadi berkurang. Di sisi lain, gangguan konsentrasi juga semakin tinggi.

“Peran pengajar menjadi penting untuk menghadirkan metode belajar yang menarik agar siswa tetap fokus,” katanya.

Ia menegaskan bahwa latihan rutin menjadi kunci utama dalam meningkatkan kemampuan matematika. Bahkan, mengerjakan soal sederhana secara konsisten dinilai efektif untuk melatih logika dan daya pikir.

“Dengan latihan, kemampuan akan terbentuk dan bisa berkembang sesuai minat masing-masing,” imbuhnya.

Prof Indah juga menyoroti pentingnya peran kurikulum dalam mendukung peningkatan literasi matematika.

Ia berharap sistem pendidikan memberi ruang lebih fleksibel, terutama di perguruan tinggi, agar mahasiswa dapat mengeksplorasi bidang lain tanpa meninggalkan dasar matematika.

Menurutnya, pendekatan pembelajaran juga perlu dikemas lebih menarik agar mudah dipahami. Salah satu strategi yang dilakukan adalah menggabungkan motivasi, teori, dan praktik secara bertahap.

“Mahasiswa perlu diajak memahami konsep, lalu langsung menerapkannya agar lebih mudah diserap,” jelasnya.

Ia menilai peningkatan literasi matematika tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pendidik, keluarga, dan kebijakan pendidikan untuk menciptakan budaya belajar yang kuat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:A. Tulung
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Sleman, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.